Patuhi Standar Covid-19, KPU Demak Rapid Test 19.854 Badan Adhoc

KPUDEMAK.(Kamis/12 November 2020). Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Demak (KPU) berkomitmen dalam Pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Demak Tahun 2020 yang dilaksanakan tanggal 9 Desember 2020 mendatang dengan menerapkan standar Protocol Covid-19 secara ketat. Salah satunya adalah dengan pelaksanaan Rapid Test terhadap Badan Penyelenggara Ad Hoc di tingkat KPPS dan Petugas Ketertiban Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2020, Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pilkada Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Nonalam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), bahwa setiap Pemilihan Serentak Lanjutan dilaksanakan dengan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dengan memperhatikan kesehatan dan keselamatan penyelenggara Pemilihan, peserta Pemilihan, Pemilih, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pemilihan.

Siti Ulfaati, M.S.I selaku Divisi SDM, Parmas dan Kampanye KPU Kabupaten Demak menyampaikan bahwa aspek kesehatan dan keselamatan tersebut dilakukan di seluruh tahapan Pilbup Demak 2020 salah satunya dengan pelaksanaan rapid test atau Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) secara berkala terhadap Penyelenggara sebelum melakukan tahapan.

“Ada 19.854 Badan Adhoc yang terdiri dari 15.442 KPPS dan 4.412 Petugas Ketertiban TPS yang tersebar di 2.206 TPS, 249 desa/kelurahan dan 14 kecamatan di Kabupaten Demak.

Pelaksanaan rapid test tersebut dilakukan dengan 2 skema, yaitu bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Demak yang pelaksanaannya dilakukan oleh Puskesmas dan bekerjasama dengan Rumah sakit Islam NU Demak.

“KPU Demak mendapatkan bantuan alat rapid test dari Pemda sebanyak 5000 buah. Dan tersisa 4.826 buah setelah digunakan untuk rapid test badan adhoc ditingkat PPK, PPS beserta sekretariatnya di Laborat Daerah. Sisa tersebutlah yang dipakai untuk rapid test KPPS dan Petugas ketertiban TPS yang eksekusinya dilakukan di tingkat Puskesmas yang tersebar di 4 kecamatan yaitu Karangtengan, Gajah, Karangawen dan Wonosalam”. Lanjut Ulfa

“Sisanya 15.030 badan adhoc yang tersebar di 10 kecamatan yaitu Sayung, Guntur, Mranggen, Kebonagung, Dempet, Demak, Mijen, Karaganyar, Bonang dan Wedung dilayani oleh RSI NU Demak dengan model swakelola”. Tegas Ulfa

Pelayanan Rapid Test sendiri dimulai tanggal 8 November 2020 dan akan berlangsung selama 15 hari ke depan sampai tanggal 22 November 2020. Bagi Badan Ad Hoc yang reaktif diminta melakukan SWAB di puskesmas masing-masing dan ketika positif mereka diminta untuk melakukan isolasi mandiri dengan terus berkoordinasi dengan Puskesmas setempat untuk dilakukan pemantauan secara berkala.

Kpu Demak

Melayani Rakyat Menggunakan Hak Pilihnya...!!!

Mungkin Anda juga menyukai