MENINDAKLANJUTI Surat KPU Provinsi Jawa Tengah Nomor: 0204/KPU-Prov/III/2010 Tanggal 19 Maret 2010, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Demak selama 10 hari terakhir hingga Selasa (6/4) kemarin, melakukan evaluasi terhadap 623.426 lembar surat suara tidak sah di semua tingkatan pada penyelenggaraan Pemilu Legislatif Tahun 2009, dengan membongkar gudang logistik (surat suara-red) pencalonan anggota DPR, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten.

Pembongkaran terhadap ratusan karung dari sejumlah 2.595 TPS 249 desa/kelurahan se-kabupaten terpaksa dilakukan oleh seluruh karyawan, karena logistik bekas pemilu legislatif bulan April 2009 tersebut isinya telah campur aduk lantaran tali ikatannya telah lepas dari ikatan kelompoknya masing-masing, sebagai akibat pengosongan kotak suara yang segera dipergunakan untuk diisi logistik lain dalam penyelenggaraan pemilu presiden dan wakil presiden Juli 2009. Praktis, isi kotak suara pemilu legislatif tersebut menjadi ‘terlantar’ pengurusannya. Beruntung, tidak semua TPS lepas dari ikatan kelompoknya, sehingga 20 TPS yang dijadikan sample dalam mengevaluasi surat suara tidak sah masih bisa diketemukan kembali.

Anggota KPU Divisi Sosialisasi, Hupmas, Pendidikan Pemilih, Data Informasi dan SDM, Jessi Tri Joeni selaku Ketua Panitia Evaluasi Surat Suara Tidak Sah Pileg 2009 menjelaskan, pencarian sample TPS disiasati dengan membentuk lima tim kerja kelompok, empat tim bertugas membongkar karung dan mendata isinya, satu tim lainnya menganalisis dengan menyandingkan data primer.

‘Sebanyak 143.104 lembar (25,0%) suara tidak sah anggota DPR, diambil samplenya sebanyak 854 lembar. Dari 854 lembar surat suara tidak sah tersebut, 565 lembar tidak ditandai alias polos, 218 lembar salah penandaan, dan 21 lembar karena rusak dalam menandai’. Sebanyak 252.811 lembar (44,2%) surat suara tidak sah anggota DPD, diambil sample sebanyak 1.252 lembar. Dari sejumlah sample 1.252 lembar tersebut, 985 lembar tidak sah karena tidak ditandai alias polos, 230 lembar salah penandaan, dan 37 lembar rusak dalam menandai’. Sebanyak 161.076 lembar (28,2%) surat suara tidak sah anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, diambil semple sebanyak 834 lembar. Dari sejumlah sample 834 lembar tersebut, 600 lembar tidak sah karena tidak ditandai alias polos, 207 lembar salah penandaan, dan 27 lembar rusak dalam menandai’. Sebanyak 66.435 lembar (11,6%) surat suara tidak sah anggota DPRD Kabupaten Demak, diambil sample sejumlah 477 lembar. Dari jumlah sample 477 lembar tersebut, 273 lembar tidak sah karena tidak ditandai alias polos, 184 lembar salah penandaan, dan 20 lembar rusak dalam menandai’, ujar Jessi.

‘Keberhasilan memilah surat suara tidak sah ini merupakan keberhasilan seluruh jajaran KPU Demak, yang tidak terlepas dari campur tangan aktif sdri Murtiningsih, selaku Sekretaris KPU’, tutur Machmud Suwandi, Ketua KPU Demak. (mac)

2 Thoughts to “Plooong , , , 623.426 Surat Suara Tidak Sah Teridentifikasi”

    1. kpudemak

      kami aktif mengunjungi blog Pemalang. Bahkan ketika akan mencari alamat bolg lain, kami melalui blog Pemalang, karena hanya di blog tersebut tercantum blog KPU Kabupaten/Kota se-Jateng. Trima kasih blog Pemalang telah banyak membantu kami menemukan blog KPU lain. Hebat dan luar biasa.
      Wassalam.
      Machmud – KPU Demak

Comments are closed.