UNTUK meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu Bupati-Wakil Bupati (Pilbup) Demak 2011, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Demak harus secara dini dan terus menerus menyosialisasikan peraturan-peraturan pilbup, sehingga masyarakat (pemilih) benar-benar sadar akan hak dan kewajibannya untuk meyukseskan pelaksanaan Pilbup Demak 2011 mendatang.

Demikian dikemukakan Ketua DPRD Kabupaten Demak H Muchlasin, S.E, M.Si dalam makalahnya berjudul “Penguatan Demokrasi Di Level Lokal Melalui Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilihan Kepala Daerah” pada acara Diseminasi Hasil Pemilu 2009 yang diselenggarakan KPU Kabupaten Demak Provinsi Jawa Tengah, di pendopo kabupaten setempat, Rabu (5/5).

Ide dasar pemberian otonomi pada daerah, sejatinya adalah untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat yang semakin baik, memelihara hubungan yang serasi antara pusat dan daerah serta antar daerah dalam menjaga kesatuan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), serta mengembangkan kehidupan demokrasi, keadilan dan pemerataan.

Sebagai konsekuensianya, demikian lanjut Muchlasin, maka tidak hanya aparatur pemerintahnya tetapi juga masyarakat dipacu untuk ikut berpartisipasi dalam menentukan arah dan kebijakan yang diwujudkan dalam partisipasinya memilih, baik Pemilu Legislatif maupun Pemilihan Kepala Derah.

Kabupaten Demak telah melaksanakan Pemilihan Langsung Kepala Daerah-nya pada tahun 2006, dengan tingkat partisipasi masyarakat pemilihnya mencapai 77,64%. Hendaknya angka ini dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Untuk meningkatkan partisipasi pemilih tersebut diperlukan upaya kerja keras semua pihak, khususnya KPU sebagai penyelenggara.

“Selain melakukan sosialisasi tahapan, KPU juga harus melakukan sosialisasi teknis dan tata cara pemilihan untuk meminimalisasi suara tidak sah, menetapkan daftar pemilih tetap yang akurat bekerjasama dengan BPS, sehingga tidak menimbulkan permasalahan baik pada saat pelaksanaan maupun pasca pilbup, serta mendorong KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) yang nyaman, menarik dan mudah dijangkau” pesan Muchlasin.

Pemakalah lain pada diseminasi hasil pemilu 2009 berlabel “Memperkuat Integritas dan Profesionalisme Menuju Terwujudnya Demokrasi Yang Berkualitas” tersebut, adalah; Pakar Hukum Tata Negara/Dosen UNISSULA Semarang Rakhmat Bowo Suharto, S.H, M.H, Anggota Komisioner KPU Provinsi Jawa Tengah Siti Malikhatun Badriyah, S.H, M.Hum, dan Ketua KPU Kabupaten Demak, Machmud Suwandi, S.Ag, M.H. (mac)

One Thought to “Muchlasin: KPU Harus Sosialisasikan Peraturan Pilbup 2011”

  1. Dimana saja tetap perlu sosialisasi, apalagi menyangkut hidup orang buanyakkk
    salam hangat dari http://mobil88.wordpress.com
    😀

Comments are closed.