Ada Barong di Kirab Pemilu Damai Demak

10473128_10203219446819808_3279614730190445215_n

Semarak, meriah, tradisional dan tertib. Itulah situasi yang dapat digambarkan pada  pelaksanaan Kirab Damai Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (PPWP) yang diselenggarakan KPU Kabupaten Demak kemarin (12/6). Semarak, karena tidak hanya peserta kirab yang antusias mengikuti kegiatan, namun di sepanjang jalan animo warga untuk menyaksikan kirab pun cukup tinggi. Kirab  yang mengangkat konsep nguri-nguri kesenian Demak ini juga menampilkan kesenian barong, serta marchingband. Armada yang digunakan keliling rute pun menggunakan andong yang dihias sedemikian rupa.

Kirab yang berlangsung sekitar dua jam ini berlangsung tertib dan lancer. Tak ada gesekan antar pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden, meskipun jumlah peserta kirab cukup banyak. Bahkan, meski di beberapa titik jalan kedua tim kampanye mengerahkan pendukung yang tak sedikit, hal-hal yang tidak diinginkan pun tidak terjadi.

Divisi Sosialisasi Hastin Atas Asih KPU Kabupaten Demak menuturkan, kegiatan kirab damai ini memang bertujuan untuk membangun kebersamaan,kerukunan serta mengurangi gesekan antar pendukung pasangan calon. Sebelum pelaksanaan kirab, kegiatan diawali dengan deklarasi damai. Acara dihadiri oleh Bupati, muspida, Panwaslu Kabupaten Demak, tim kampanye serta PPK se-Kabupaten Demak.

Deklarasi damai, lanjut Hastin, merupakan komitmen yang dideklarasikan oleh Tim Kampanye Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 1 Prabowo-Hatta dan Nomor Urut 2 Jokowi-JK untuk melaksanakan kampanye berintegritas dan damai demi terwujudnya pemilu yang berkualitas dan bermartabat. “Terlaksananya kirab yang tertib dan damai menunjukkan bahwa kedua tim benar-benar melaksanakan komitmennnya. Kami berharap komitmen tersebut terus mereka pegang sehingga Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 berlangsung aman dan damai, serta kondusif,” ujarnya.

Hastin menambahkan, kegiatan kirab damai juga bertujuan untuk mensosialisasikan PPWP yang akan dihelat pada Rabu Wage 9 Juli 2014 serta mengenalkan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden yang akan maju pada pemilu nanti. Harapannya, warga mau menggunakan hak pilih sehingga partisipasi akan meningkat.

Terkait partisipasi pemilih Hastin menyampaikan bahwa pada pemilu legislatif 2014 prosentasenya naik. Pada pileg 2009 tingkat partisipasi pemilih sebanyka 72,9% menjadi 78,01% pada pileg 2014. “Kami akan berupaya semaksimal mungkin mempertahankan atau bahkan meningkatkan tingkat partisipasi pemilih untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 ini,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *