ORIENTASI TUGAS ANGGOTA KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA PERIODE 2018-2023

ORIENTASI TUGAS ANGGOTA KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA PERIODE 2018-2023

Jakarta – Pembekalan dan orientasi tugas komisiener Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten/Kota periode 2018 -2019 resmi dibuka oleh ketua KPU RI Bapak Arif Budiman. Menghadapi pemilu serentak 2019 para petugas pemilu diharapkan untuk mensukseskan model pemilu pertama kali dilakukan di Indonesia dengan model bersaamaan antara Pemlihan Legislatif (Pilleg), Pemilihan DPD, dan Pemilihan Presiden (Pilpres). Senin, 13 Nopember 2018

 

Ketua KPU RI menghimbau kepada seluruh peserta untuk sadar akan tugasnya. Tidak hanyak sebagai petugas pemilu, Arif lebih menegaskan untuk menjadi leader.

“Anggota KPU bukan hanya sekadar menjalankan tugas-tugas kepemiluan akan tetapi harus mampu berkreasi dan berinovasi menjadikan pemilu 2019 berjalan baik, oleh karena itu seorang anggota kpu harus menjadi seorang leader bukan manager.” Tegas Arif Budiman.

 

Lebih lanjut Arif menegaskan bahwa  “manager itu lebih mengarah pada administrator dan itu adalah tugas sekretariat.  Sedangkan KPU lebih mengarah pada seorang leader yakni orang yang mampu mepengaruhi dan menanamkan nilai-nilai bagaimana seseorang itu mampu bekerja dengan baik, ikhlas dan nyaman.”

Acara yang dihadri oleh 180 peserta yang terdiri  dari tujuh provinsi seluruh Indonesia berlangsung selama 5 hari, sejak tanggal 13-17 Nopember 2018 bertempat di Hotel Bidhakara Grand Pancoran, secara resmi acara tersebut dibuka oleh Ketua KPU semalam pukul 20.00 Wib.

Komisioner KPU Kabupaten Demak Siti Ulfaati yang menjabat sebagai Div. Sosialisasi Pendidikan Pemilih,  Partisipasi Masyarakat dan SDM mengatakan bahwa orientasi tugas ini adalah momen yg tepat agar penyelenggara (KPU) mampu memahami secara utuh apa perbedaan tugas dr sekretariat dan KPU.

“Peranan kita (KPU) daerah dengan mengikuti arahan ketua KPU RI merupakan ajang untuk mencegah adanya tugas yang mencampur adukkan peranan amggota KPU. Selain itu ini menjadi ajang silatuhim antar sesama penyelenggara sehingga kita bisa bertukar pendapat terkait inovasi-inovasi yang dapat dilakukan di masing-masing divisi.” (csb13)