KONSOLIDASI PARMAS KPU DEMAK MENYONGSONG TARGET PARTISIPASI PEMILIH 77,5%

KPU Demak. Dalam rangka mensukseskan Pemilu Serentak pada tanggal 17 April 2019 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Demak Provinsi Jawa Tengah siap melakukan sosialisasi lebih luas dan dengan menggunakan berbagai strategi sosialisasi. Karena setiap ada penyelenggaraan pemilu hasil akhir yang selalu dilihat adalah sejauh mana partisipasi Pemilih dalam menggunakan hak pilihnya.

Demikianlah yang disampaikan Siti Ulfaati, Komisioner KPU Demak Devisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM dalam acara Konsolidasi Parmas Pemilu 2019 yang diikuti oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Demak di hotel Amantis, Kamis,(31/01/2019).

Dalam acara konsolidasi Parmas tersebut, Ulfa juga memberikan materi tentang stategi sosialisasi yang dapat dilakukan adalah dengan cara langsung dan tidak langsung (melalui media), dengan cara langsung yaitu melalui metode tatap muka, dan kunjungan ke lapangan, jadi sosialisasi tidak harus dilakukan dengan cara mengundang masyarakat untuk dikumpulkan di tempat tertentu, tetapi dapat dilakukan dengan cara langsung mendatangi kerumunan masyarakat, sebagai contoh sosialisasi di pasar tradisional/modern, lokasi car Free Day, dan lain sebagainya yang merupakan titik kumpul masyarakat.

Dengan cara Tidak langsung (melalui media), Metode yang digunakan yaitu 1) Above the Line, dengan cara pemanfaatan media yang memiliki interaksi tidak langsung dengan pemilih namun jangkauannya luas seperti website, media elektronik, media cetak, dan media sosial. 2) Below the Line, dengan pemanfaatan media yang mempertemukan secara langsung antara KPU dengan masyarakat seperti kegiatan seni budaya, festival KPU, olah raga dan sebainya. Lanjut Ulfa.

Acara yang diadakan oleh KPU Demak ini mengingat surat edaran dari KPU RI nomor 179 tentang sosialisasi Pemilu Serentak 2019, bahwa sosialisasi, pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat harus dilakukan secara masif dan kontinew. Selain itu konsolidasi parmas ini diharapkan bisa menyamakan persepsi PPK dan sekretariat sekabupaten Demak. Setelah penambahan 2 (dua) PPK pasca putusan Mahkamah Konstitusi ini adalah pertama kali PPK dan sekretariat kita kumpulkan bersama dalam satu forum. Hal ini dilakukan untuk menyamakan pemahaman terkait tugas dan kewajiban mereka. Agar dalam melakukan semua tahapan pemilu tidak terjadi mis comunikasi.

Selain itu dalam konsolidasi parmas ini ada penandatanganan pakta integritas oleh PPK dan sekretariat  sekabupaten Demak, penyampaian materi dari masing-masing divisi anggota komisioner KPU Kabupaten Demak. Pungkas Ulfa.

Acara yang dibuka sekitar pukul 13.30 WIB  oleh Ketua KPU Kabupaten Demak, Bambang Setyabudi mengatakan, bahwa pemilu 2019 adalah pemilu serentak yang menghadirkan 5 pilihan sekaligus. tugas dan tanggung jawab yang mulia ini merupakan tugas yang harus diemban dengan penuh keyakinan yang optimis bahwa partisipasi 77,5% itu bisa kita songsong dan wujudkan. Dengan kerja keras dari semua teman-teman yang ada di jajaran KPU diharapkan target tersebut bukan hayalan belaka.

You may also like...