Jumpa Pers Untuk Publikasi Pilkada Serentak Tahun 2020

KPUDEMAK. Selasa, 1 Oktober 2019 pukul 09.00 WIB di rumah makan Tanah Jowo Jalan Pemuda, KPU Kabupaten Demak melakukan Jumpa Pers dengan Awak Media yang ada di Kabupaten Demak. Selain Wartawan acara tersebut dihadiri 5 Komisioner KPU yaitu Bambang Setya Budi, Hastin atas asih, Nur Hidayah, Abdul Latif dan Siti Ulfaati,

Layanan Pers yang dilakukan KPU Kabupaten Demak adalah sebagai langkah awal dalam mempublikasikan pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2020, dalam hal ini adalah pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Demak yang akan dilakukan pada hari Rabu tanggal 23 September 2020.

Ada 21 Kabupaten/ Kota di Jawa Tengah yang akan melakukan Pilkada serentak tahun 2020 adalah Kabupaten Demak, Kabupaten Blora, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Kendal, Kabupaten Klaten, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Rembang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Sragen, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Wonosobo, Kota Magelang, Kota Pekalongan, Kota Semarang dan Kota Surakarta.

Dalam Jumpa Pers tersebut Bambang setya Budi selaku Ketua KPU Kabupaten Demak menuturkan bahwa beberapa bulan yang lalu KPU sudah melakukan perencanaan dan penyusunan Anggaran untuk Pilkada ke depan yang sampai sekarang sudah muncul angka sebesar 29. 006.020.000.

“Tadinya anggaran yang kita sampaikan adalah sekitar 30 milyar, tapi karena adanya efisiensi TPS atau penurunan jumlah TPS yang awalnya 1.890 menjadi 1.600 sehingga anggaran Pilkada menjadi 29 milyar. Dari 29 milyar tersebut 40 persen atau sekitar 14 milyar dipergunakan untuk honorarium petugas Badan ad hoc baik PPK, PPS, PPDP dan KPPS. Adapun honor ketua KPPS adalah 500 ribu, anggota 400 ribu, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) 650 ribu”.

Tahapan awal yang akan dilakukan KPU setelah penandatangan NPHD adalah Pleno internal untuk membahas syarat dan ketentuan terkait jumlah batas minimal dukungan calon Perseorangan.yang akan dilakukan pada tanggal 26 Oktober mendatang.

Sesuai dengan PKPU 15 tahun 2019 tahapan sosialisasi akan dimulai di bulan November, Pembentukan Badan Adhoc PPK di bulan Januari, PPS di bulan Februari, KPPS di bulan Juni, PPDP di bulan April dan Pemutakhiran Data Pemilih di bulan Maret. Sedangkan untuk kampanye di Pilkada hanya 70 hari yaitu mulai bulan Juli sampai September.

Jumpa Pers ini juga dimaksudkan untuk menggandeng wartawan agar memabantu mensukseskan Pilkada Serentak 2019 dengan memberikan sajian berita yang sesuai dengan fakta.

You may also like...