KPU Demak, Sabtu 26 Oktober 2019. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Demak telah menetapkan Jumlah Minimal Dukungan Persyaratan dan Persebaran Pasangan Calon Perseorangan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020.

Bambang Setya Budi selaku Ketua KPU mengemukakakan bahwa sesuai dengan PKPU 15 tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota bahwa setelah penandatanganan NPHD tanggal 1 Oktober lalu tahapan Pilkada dimulai dengan tahapan pencalonan yaitu dengan pleno penetapan jumlah minimal untuk persyaratan calon perseorangan dengan dasar penghitungannya adalah hasil Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Pemilihan Umum Anggota DPR, anggota DPD, Presiden dan Wakil presiden dan Anggota DPRD Tahun 2019

“Dalam PKPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau walikota dan Wakil Walikota bahwa jumlah persentase syarat dukungan pasangan calon Perseorangan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Demak Tahun 2020 adalah sebesar 7,5% (tujuh setengah persen) dari jumlah Daftar Pemilih Tetap Pemilihan Umum Tahun 2019 di Kabupaten Demak 877.343 (delapan ratus tujuh puluh tujuh tiga ratus empat puluh tiga) yaitu 65.801 (enam puluh lima ribu delapan ratus satu) orang. dengan jumlah dukungan harus tersebar di 50% dari jumlah kecamatan yaitu 14 kecamatan di Kabupaten Demak yakni paling sedikit adalah 8 kecamatan”. Kata Bambang

Siti Ulfaati selaku anggota KPU Kabupaten Demak divisi sosialisi menuturkan bahwa KPU akan mulai mensosialisasikan terkait syarat pencalonan untuk calon yang akan maju melalui jalur independen/ perseorangan alias non partai. Walaupun tahapan sosialisasi baru dimulai tanggal 1 November mendatang.

“Sampai saat ini sudah ada beberapa masyarakat yang datang ke Kantor KPU Demak untuk berkonsultasi terkait prosedur pencalonan yang melalui jalur independen, kami akan mulai mensosialisasikan agar informasi tersebut tersampaikan ke seluruh lapisan masyarakat”