“Divisi SDM Lebah KPU”

Magelang, Demakkab.kpu.go.id- KPU Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Rapat Kerja Evaluasi Kinerja dan Pelaksanaan Tugas Anggota KPU Kabupaten/ Kota se Jawa Tengah pada Pemilu 2019. Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel Arthos Magelang pada tanggal 11 sampai 13 Desember 2019 dan diikuti oleh Divisi Sosialisasi, Parmas dan SDM.

Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Sudrajat yang didampingi anggotanya yaitu M. Taufiqurrohman, Muslim Aisha, Diana Ariyanti dan Ikhwanuddin dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah sebagai upaya dalam mengevaluasi Kinerja 35 KPU Kab/Kota terutama dalam pembentukan Badan Adhoc. Sehingga kedepannya ini bisa menjadi masukan untuk perbaikan Kinerja terutama untuk Kab/Kota yang menyelenggarakan PIlkada di Tahun 2020.

“Kegiatan ini menjadi penting dan menjadi sebuah kebutuhan, karena  melalui forum ini permasalahan terkait SDM akan didiskusikan secara matang. Apalagi kedepan 21 KPU Kab/Kota akan menghadapi Pilkada 2020 tentunya akan ada perekrutan Badan Adhoc yang akan dimulai bulan Pebruari 2020 mendatang”. Tegas Drajat

Kegiatan yang dilangsungkan 3 (tiga) hari ke depan ini, dipimpin langsung oleh Anggota KPU Provinsi Jateng Divisi SDM, M. Taufiqurrahman.  Dalam prosesnya forum dibagi menjadi dua kelas. Pertama, forum Komisioner yang fokus membahas DIM, regulasi dan jadwal pembentukan PPK dan PPS Pilkada 2020. Kedua, Forum Kasubbag Umum yang membahas terkait DIM dan Pembentukan Sekretariat Badan Adhoc sebagai supporting system di lembaga KPU Kab/Kota.

“Divisi SDM diibaratkan seperti Lebah, binatang yang bekerja keras, hanya mengambil apa yang dibutuhkan dan memberi manfaat kepada sesama tapi akan berbahaya jika diganggu. Lebah adalah binatang yang menghasilkan madu dan sangat bermanfaat buat manusia”. Tegas Taufiq dalam sambutannya.

Siti Ulfaati, salah satu peserta evaluasi dari KPU Kabupaten Demak menyatakan bahwa, besar harapannya dalam evaluasi yang dilakukan KPU Provinsi ini akan membawa dampak yang signifikan karena kompleksitas dari masalah-masalah pemilu serentak yang tidak terantisipasi dalam undang-undang Pemilu bisa dibicarakan melalui diskusi selama tiga hari kedepan.

“Evaluasi ini sudah ditunggu sejak lama. Karena perjalanannya SDM belum pernah melakukan kegiatan yang bersifat mandiri. Akan tetapi selalu menginduk pada divisi lain. Padahal, sebenarnya SDM sangatlah membutuhkan forum ini sebagai ajang diskusi terkait permasalahan- permasalahan SDM, perekrutan Badan Adhoc  dan berbagai dinamika yang terjadi selama Pemilu 2019”. Pungkas Ulfa.

Mungkin Anda juga menyukai