KPU KABUPATEN DEMAK LAKUKAN RAKOR DENGAN BAWASLU

KPUDEMAK. Jum’at, 17 Januari 2020 KPU Kabupaten Demak lakukan rapat koordinasi dengan Bawaslu Kabupaten Demak Khairul Saleh, Pejabat Struktural dan staff KPU Kabupaten Demak terkait pembentukan Badan Penyelenggara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang bertempat di Aula KPU Kabupaten Demak.

Rapat ini merupakan tidak lanjut dari rakor di provinsi Jawa Tengah tanggal 13 Januari 2020 yang membahas Surat Edaran dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonenesia Nomor: 12/PP.04.2-SD/01/KPU/I/202Q tentang Pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dalam Pemilihan Serentak Tahun 2020 tanggal 10 Januari 2020.

Rapat ini bertujuan menyamakan persepsi dengan Bawaslu Kabupaten dan merupakan yang kedua kalinya dilakukan. Hal tersebut untuk meminimalisir mis komunikasi sedini mungkin sehingga ada persamaan persepsi dalam memaknai atau memahami regulasi.

Pembentukan PPK Pilbup Demak sendiri berpedoman pada Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2017 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomer 3 Tahun 2015. Dan ada beberapa point yang memang tidak masuk di PKPU 13 tahun 2017 namun diatur di SE 12, misalnya terkait Persyaratan tidak menjadi tim kampanye peserta Pemilu dan/atau Pemilihan atau paling singkat 5 (lima) tahun (PKPU 36 Tahun 2018 tentang Perubahan atas PKPU Nomor 3 Tahun 2018), periodesasi berturut-turut sebagai anggota PPK dan Pembentukan  Sekretariat  PPK.

Siti Ulfaati selaku divisi SDM dan Parmas menyampaikan bahwa dalam kesempatan tersebut juga dijelaskan terkait Standard Operating Procedure (SOP) dalam pembentukan PPK secara detail baik dari pengumuman, penerimaan berkas pendaftaran, cek kelengkapan administrasi, parameter keabsahan dokumen calon anggota PPK sampai pada penilaian.

“Untuk parameter keabsahan dokumen akan kami lakukan dengan sangat teliti. Misalnya untuk E-KTP akan kami cek mulai dari kesesuaian alamat calon anggota PPK yang tertera di E-KTP dengan Kecamatan yang dituju dalam pendaftaran PPK Pilbup Demak 2020, usia saat mendaftar harus 17 tahun dan lain sebagainya” Kata Ulfa

“Bagi calon anggota PPK yang lolos di seleksi Administrasi akan mengikuti seleksi tertulis dengan metode CAT/CBT. 10 nilai terbaik akan kami wawancara. Jadi, bagi masyarakat yang ingin mngikuti seleksi calon anggota PPK diharapkan bisa menyiapkan kualitas diri sebaik mungkin.” Imbuh Ulfa

Mungkin Anda juga menyukai