-> Div. Perencanaan dan Data

jadi - Copy (3)Semua tempat adalah sekolah dan semua orang adalah guru. Karena itu dimana pun kita bisa belajar dan semua orang bisa menjadi guru. Prinsip itulah yang dipegang Bambang Setya Budi, S.Pd.I dalam menjalani kehidupan. Karena itu, ketika dia mendapat amanah untuk menjabat  sebagai Anggota KPU Kabupaten Demak periode 2013-2017, Bambang yakin dan optimis bisa bekerja secara optimal.

Alumnus Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang ini menyampaikan, dalam melaksanakan tugas sebagai penyelenggara pemilu dia memiliki komitmen untuk mengajak masyarakat Demak menggunakan hak pilih. Sebagai Ketua Divisi Pemutakhiran Data dan Pemilih, komitmen tersebut diwujudkan dengan berupaya melaksanakan proses pemutakhiran data dan pemilih secara akurat, mulai dari tahap penyusunan hingga penetapan sehingga data yang dihasilkan benar-benar valid.

“Saya akan terus berusaha semaksimal mungkin agar hak pilih masyarakat dalam pemilu tidak hilang. Saya juga akan senantiasa menjaga amanah undang-undang untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutur Pria yang pernah menjabat sebagai Sekjen PMII Jawa Tengah itu.

Suami Munfa’ati, S.Pd.I, MM yang saat ini masih tercatat sebagai Wakil Ketua GP. Ansor Kabupaten Demak ini menyampaikan, pemutakhiran data pemilih merupakan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian, kejelian dan kesabaran. Mulai dari proses penyajian data, informasi maupun kegiatan pendaftaran pemilih. Namun kesemuanya itu baginnya bukanlah pekerjaan yang harus ditakuti. “Niat tulus dan komitmen kuat mampu menaklukkan tantangan dalam menjalankan tugas ini,” tandas Pria kelahiran Demak ini.

Terlebih jika melihat pengalaman kerja Bambang yang selama ini digeluti. Bapak dua putra ( Tazkia Amalia & Saiva Mi’dal Akbar ) ini, pada tahun 2007 hingga 2011 bekerja sebagai Senior Fasilitator PNPM Mandiri Perkotaan Kabupaten Kudus. Tahun 2012-2013 dia juga menjadi Asisten Koordinator Bidang Community Development PNPM Mandiri Perkotaan Kabupaten Jepara dan Kabupaten Grobogan.

Tak hanya itu, pengalamannya dalam berbagai kegiatan kepemiluan juga semakin memperkuat optimismenya untuk mewujudkan komitmennya. Seperti pengalaman menjadi pemantau pemilu di JAMPPI (Jaringan Masyarakat Pemantau Pemilu Indonesia) Kota Semarang pada tahun 1999. Selain itu, pengalamannya menjadi Koordinator Komite Independen Pemantau Pemilu Kota Semarang pada tahun 2004. “Sebelumnya saya juga kerap melaksanakan kerjasama dengan beberapa lembaga swadaya masyarakat dan beberapa stakeholder di bidang pendidikan politik masyarakat. Jadi, pemilu bukan hal yang baru bagi saya. Saya akan mengaplikasikan apa yang pernah saya peroleh demi suksesnya penyelenggaraan pemilu di Indonesia pada umumnya dan Kabupaten Demak khususnya,” jelasnya. (*)